Showing posts with label berkebun. Show all posts
Showing posts with label berkebun. Show all posts

Wednesday, 19 November 2014

MANFAAT BUAH MARKISA BAGI KESEHATAN



Selain rasanya yang lezat, ternyata banyak terkandung manfaat yang menguntungkan bagi tubuh kita di dalam buah markisa. Tanaman Markisa bukanlah tanaman asli Indonesia, tetapi merupakan tanaman yang berasal dari Luar Negeri Amerika Selatan yaitu Negara Brasil, yang menyebar sampai ke Indonesia. Di negara asalnya Markisa tumbuh liar dihutan-hutan basah yang mempunyai ratusan Species Passiflora.

Tanaman markisa telah dikembangkan di beberapa propinsi terutama di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Lampung dan Sulawesi Selatan.

Budidaya markisa dapat dikembangkan dalam pola kemitraan terpadu antara petani baik yang tergabung dalam kelompok tani atau koperasi dengan perusahaan pengolahan buah markisa sebagai perusahaan inti. Peluang pasar buah markisa dan hasil olahannya sangat besar baik didalam negeri maupun luar negeri. Permintaan semakin meningkat sedangkan produksi tidak dapat mengimbanginya.

Di Indonesia terdapat 4 (empat) jenis Markisa yang dibudidayakan :

  1. Markisa Ungu (Passiflora edulis var. edulis)
  2. Markisa Konyal (Passiflora lingularis
  3. Markisa Kuning (Passiflora edulis var. flavicarpa).
  4. Markisa Erbis ( Passiflora quadrangularis).
Markisa ungu ini banyak dikembangkan di Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan. Tanaman ini dapat tumbuh pada ketinggian 800 – 1.500 m diatas permukaan laut. Tanaman markisa diperbanyak dengan stek dan teknik sambungan. Sistem rambatan yang dianjurkan adalah dengan tanaman hidup termasuk pucuk bambu tanpa menggunakan kawat.

Banyak sekali manfaat buah markisa bagi kesehatan. Ini terkait dengan kandungan nutrisinya dan manfaat buah markisa yang berkhasiat sebagai pereda nyeri, anti-kejang, kolitis, penenang, dan antiradang. Gangguan seperti sembelit, disentri, insomnia, gangguan haid, batuk, serak, tenggorokan kering juga bisa dihalau dengan buah ini. Daging buah markisa digunakan untuk merilekskan saraf saat sakit kepala, meredakan diare, dan neurastenia (kelelahan kronis, lemah, tidak nafsu makan, tidak bisa konsentrasi, dan susah tidur).

Penelitian invitro di University of Florida juga mendapati bahwa ekstrak buah markisa kuning banyak mengandung fitokimia yang mampu membunuh sel kanker. Fitokimia tersebut antara lain polifenol dan karotenoid. Kandungan fitokimia yang lain dalam markisa adalah harman, harmol, harmalin, passaflorine, harmine, karotenoid, viteksin, krisin, dan isoviteksin. Sedangkan kandungan gizinya antara lain: energi, lemak, protein, serat, mineral, kalsium, fosfor, zat besi, karoten, tiamin, riboflavin, niasin, asam askorbat, dan asam sitrat.

manfaat markisa untuk kesehatan:
  • Markisa membuat lebih mudah tidur
Markisa kaya vitamin-vitamin B yang menenangkan dan potassium yang merilekskan system syaraf. Orang-orang Amerika Selatan secara tradisional makan markisa untuk membantu tidur. Bahkan menurut mereka, makan 1 buah markisa sebelum tidur bisa membuat mimpi indah.
Markisa mempunyai khasiat untuk menyembuhkan gejala alergi kronis. Juga pemulihan kondisi pasien liver dan ginjal, serta memicu peningkatan kekebalan tubuh dan kekuatan antibodi dalam darah. Bahkan, markisa juga mampu menyaring, memisahkan, dan membuang racun dari dalam tubuh. Selain itu, bisa meningkatkan kesegaran kulit tubuh dan merangsang pertumbuhan sel muda pada kulit wajah. Dari hasil penelitian laboratorium, markisa mengandung vitamin C dosis tinggi dan antioksidan.

Buah Markisa kaya vitamin khususnya vitamin C dan vitamin A.Passiflorance yang dikandungnya berkhasiat untuk mengendorkan urat syaraf.Selain dikonsumsi dalam keadaan segar juga bisa diolah menjadi sari buah.Sari buah Markisa memiliki aroma yang keras dan khas dengan rasa yang asam.Jika ditambah pemanis(gula)dan diencerkan maka rasanya akan sangat enak dan cocok untuk dicampur dengan sari buah lainnya.Dan cara meminumnya lebih baik diseduh dengan air dingin,atau ditambah es batu agar lebih fresh.Jangan lupa harus dibuat agak kental.Sebab,kalau tidak kental,rasa,manfaat dan khasiatnya tidak ada.

  • Menyembuhkan gejala alergi kronis.
Juga pemulihan kondisi pasien liver dan ginjal,serta memicu peningkatan kekebalan tubuh dan kekuatan antibodi dalam darah.Bahkan,markisa juga mampu menyaring,memisahkan,dan membuang racun dari dalam tubuh.Selain itu,bisa meningkatkan kesegaran kulit tubuh dan merangsang pertumbuhan sel muda pada kulit wajah.Dari hasil penelitian laboratorium,markisa mengandung vitamin C dosis tinggi dan antioksidan.

KANDUNGAN GIZI PISANG MAS YANG BERMANFAAT


Merupakan salah satu pisang yang cukup populer dan mudah didapat baik di pasar tradisional maupun pasar modern seperti supermarket pisang mas memiliki ciri-ciri bentuk agak mungil dan kulit yang berwarna kuning lebih terang dibanding dengan warna pisang lampung, tekstur kulitnya juga lebih tipis. Daging buah pisang mas rasanya manis dan memiliki aroma yang khas. Kandungan gizi nutrisi pisang mas cukup melimpah seperti halnya pisang pada umumnya. Untuk melihat kandungan gizi nutrisi yang terdapat jalan pisang mas bisa lihat tabel di bawah.

Tabel kandungan gizi nutrisi pisang mas
Kadungan
Jumlah
Kadungan
Jumlah
Kalori
127 kkal
Protein
1.4 gr
Lemak
0.2 gr
Karbohidrat
33.6 gr
Kalsium
7 mg
Fosfor
25 mg
Zat besi
0.8 mg
Vitamin A
78 SI
Vitamin C
2 mg
Air
64.2 gr

Berikut manfaat pisang mas bagi kesehatan:

Sebagai sumber energi
Di dalam buah pisang mas terkandung beberapa sumber kalori seperti protein, karbohidrat, dan lemak yang apabila di total menghasilkan kalori sekitar 127 kkal. Jumlah ini tergolong cukup besar dibandingkan dengan buah pisang lainnya seperti pada buah pisang lampung yang memiliki kandungan 99 kkal.

Sebagai pelembab wajah
Daging pada buah pisang mas juga sering dimanfaatkan sebagai produk kecantikan dimana buahnya digunakan sebagai masker yang dioleskan diwajah dengan tujuan menjaga kecerahan kulit wajah dan membuatnya lebih lembab.

Menjaga kesehatan tulang
Kandungan gizi nutrisi pisang mas yaitu fosfor memang tidak terlalu tinggi yaitu sekitar 25 mg. Fosfor bersama dengan kalsium dan vitamin D membantu memelihara pertumbuhan dan regenarasi sel tulangpb .

Mencegah anemia
Anemia merupakan kondisi dimana tubuh mengalami kekurangan sel darah merah bisa disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya adalah kekurangan vitamin B kompleks. Meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak kandungan vitamin B1 0.09 mg didalam buah pisang mas cukup membantu memberikan tambahan asupan vitamin B bagi tubuh sehingga mampu meningkatkan produksi sel darah merah.

Tuesday, 18 November 2014

MENANAM DAN CARA MERAWAT TANAMAN LIDAH BUAYA



Lidah buaya memiliki banyak manfaat, seperti dapat menyuburkan rambut, sehingga banyak digunakan menjadi bahan utama pada industri shampoo. Lidah buaya juga dapat diolah menjadi bahan makanan yang memiliki nilai ekonomi atau jajanan, seperti jelly yang enak, permen lidah buaya, ataupun dijadikan campuran es buah yang menyegarkan. Di skala industri rumah tangga, banyak juga yang mengolah lidah buaya menjadi minuman sari lidah buaya. Manfaat lain dari lidah buaya yaitu bisa digunakan untuk menyembuhkan gatal – gatal, dengan mengoleskan bagian dagingnya ke bagian kulit yang dirasa gatal.

Dari sederet manfaat yang ada, maka lidah buaya dapat dikatakan “pantas” menjadi salah satu bagian dari “apotek hidup” yang dapat ditanam di pekarangan rumah kita.

Lidah buaya memiliki banyak varietas, yang terbaik dan paling unggul adalah jenis atau varietas yang bernama Aloe barbandensis. Karena memiliki daun yang besar, hal ini tentu saja memberi hasil yang maksimal. Jenis ini memiliki daya tahan terhadap penyakit. Cara pembibitannya adalah dengan mengambil anakan yang tumbuh pada tanaman induk. Congkel anakan lidah buaya dengan hati – hati, jangan sampai merusak akar. Kemudian taruh anakan pada media polibag, atau dapat langsung ditanam di pot atau pekarangan rumah.

Berikut adalah cara menanam lidah buaya agar tumbuh sehat. 
  • Pertama Lahan tanam sebaiknya disiapkan, walau lidah buaya mudah tumbuh di mana saja. Hal ini dilakukan agar kita mendapat hasil yang maksimal, dan lidah buaya tumbuh subur. Campuran yang baik untuk media tanam adalah kompos dan pupuk kandang. Beri jarak tanam yang cukup agar memberi ruang tumbuh tanaman lidah buaya, agar daun tidak bertabrakan satu sama lain. Siapkan lubang tanam sekitar 10 – 15 cm, tergantung dari besarnya bibit. Kemudian tutup lubang tanam dengan tanah yang sudah diolah dengan kompos dan pupuk kandang tadi.

Meski lidah buaya tidak terlalu membutuhkan air. Biasanya di musim kemarau akan terjadi penguapan yang ekstrem. Kulit lidah buaya tersebut menjadi kekuningan jika dirinya kekurangan air meski masih dalam kondisi hidup. Setelah usia tanaman 3 – 4 minggu tambahkan campuran kompos pada media tanaman lidah buaya agar semakin subur.

Kita bisa memanen lidah buaya saat sudah mencapai usia dewasa, hal ini tergantung dari jenis lidah buaya. Ambil daun yang gemuk dan paling besar, segera olah hasil panen karena daun lidah buaya tersebut mudah layu atau kita dapat bungkus daun lidah buaya hasil panen kita dengan wrap-plastic, dan simpan pada lebari es jika memerlukan waktu untuk pengolahannya.

Kita bisa melakukan peremajaan tanaman saat lidah buaya sudah mulai tua, hal ini juga perlu dilakukan walau tanaman tidak terlihat tua namun sudah mengalami beberapa kali proses panen.

KANDUNGAN GIZI PADA UBI JALAR

Ubi jalar termasuk salah satu jenis tanaman yang populer di Asia dan Afrika. Pohon ubi jalar sekilas menyerupai pohon kangkung namun tumbuh di tanah kering yang juga memiliki bunga namun akarnya membentuk umbi sehingga disebut ubi jalar. Berbagai jenis makanan bisa dibuat dengan ubi jalar salah satu yang populer adalah keripik ubi jalar.

Umbi Ubi Jalar

Pohon Ubi Jalar

Ubi jalar memiliki banyak manfaat dan kandungan gizi seperti karbohidrat yang bisa menjadi sumber energi, vitamin A [beta karoten], vitamin C, vitamin B1 dan B2. Kandungan betakaroten [vitamin A] pada ubi jalar temasuk cukup tinggi dibandingkan dengan bahan makanan lainnya, vitamin A sangat baik untuk kesehatan retina mata.

Berikut tabel kandungan gizi ubi jalar:

Kandungan
Jumlah
Serat
0.3gr
Protein
2.3 gr
Zat besi [Fe]
1 gr
Air
70 gr
Kalsium
46 mg
Vitamin A
7100 IU
Vitamin B1
0.08 mg
Vitamin B2
0.05 gr
Vitamin C
20 gr
Lemak
0.7 gr
Karbohidrat
27.9 gr
gula
2 - 6.7 gr

Sumber: Direktorat Gizi [1967], Widowati [1994], Tsou, dkk. [1989].

Walaupun ubi jalar memiliki banyak kandungan gizi tetapi dia juga mengandung zat antigizi yaitu Trypsin Inhibitor yang menghambat kinerja tripsi dalam metabolisme protein sehingga penyerapan protein dalam usus berkurang, ini juga yang bisa menimbulkan diare

CARA PEMBIAKAN TANAMAN DENGAN CARA SETEK



Setek atau cutting merupakan salah satu teknik perbanyakan tanaman secara vegetatif. Setek merupakan pemotongan organ dari induk yang kemudian ditanam di medium agar menumbuhkan akar dan tunas batang. Setek banyak dilakukan untuk memperbanyak tanaman hias dan tanaman buah.

Keunggulan setek:
  • Sifat tanaman baru sama dengan sifat induknya.
  • Bagian tanaman induk yang diperlukan sebagai bahan setek relatif sedikit, sehingga tidak merugikan tanaman induk.
  • Menghasilkan tanaman yang sempurna yaitu tanaman yang telah memiliki akar, batang dan daun.
  • Setek mudah dilakukan dan tidak memerlukan teknologi yang rumit.
  • Biaya yang dikeluarkan sedikit dan waktu yang diperlukan relative singkat.
  • Jumlah tanaman yang dihasilkan lebih banyak dari pada cangkok dan okulasi.
  • Tanaman baru hasil setek memiliki keseragaman umur
Media yang diperlukan dalam perbanyakan setek adalah:
  • Campuran tanah dan pupuk kandang yang sudah jadi dengan perbandingan ( 1 : 1 ).
  • Campuran tanah, pasir halus dan pupuk kandang dengan perbandingan ( 1 : 1 : 1 ).
  • Cara perlakuan-perlakuan setek yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut:
  • Setelah bahan setek dipisahkan dari tanaman induk (kecuali setek daun), bagian pangkal segera direndam dengan air atau dicuci dengan air yang mengalir. Tujuannya supaya jaringan pengangkut tidak terisi udara. Dengan demikian, bahan setek akan cepat menyerap air dan mineral dari media tanam.
  • Untuk mempercepat pertumbuhan akar, dapat digunakan Rooton F. Pangkal setek dalam keadaan basah dimasukkan ke dalam Rooton F.
  • Lembaran daun yang ada dibahan setek dipotong setengahnya. Pemotongan daun ini bertujuan untuk mengurangi penguapan.
  • Setek dapat disemaikan dalam polibag atau bedengan selama bahan setek disemai, keadaan lingkungan media semai harus terlindung dari sinar matahari dan air hujan langsung dengan cara menyiapkan atap atau naungan. Media semai harus disiram secara rutin supaya tetap lembab. Pada musim kemarau setek disiram dua kali sehari sedangkan pada musim hujan cukup disiram sehari sekali. Air sisa siraman harus dapat mengalir secara lancer dari polibag atau bedengan.
Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kegagalan setek yaitu:
  • Kondisi batang yang masih muda, pada kondisi batang yang masih muda memiliki kandungan karbohidrat rendah tetapi hormonnya cukup tinggi, hal ini yang menyebabkan pucuk tumbuh lebih cepat dibandingkan akar.
  • Kondisi pisau yang kurang steril, agar pisau yang digunakan steril yaitu dengan menggunakan alkohol, dengan menggunakan alkohol akan membersihkan bakteri-bakteri yang terdapat pada pisau dan menghindari menempelnya bakteri pada luka setek yang bisa menyebabkan kegagalandalam setek. 
  • Kekeringan.

Setek atau Cutting merupakan salah satu teknik perbanyakan tanaman secara vegetatif. Tanaman yang disetek, dipotong di salah satu bagiannya. Potongan tanaman bisa langsung ditanam pada medium tanah. Setek bnyak dilakukan untuk memperbanyak tanaman-tanaman hias dan tanaman buah, seperti: anggur, markisa, sukun, jeruk nipis, apel, panili, sirih. Sebagai alternarif perbanyakan vegetatif buatan, stek lebih ekonomis, lebih mudah, tidak memerlukan keterampilan khusus dan cepat dibandingkan dengan cara perbanyakan vegetatif buatan lainnya. Cara perbanyakan dengan metode stek akan kurang menguntungkan jika bertemu dengan kondisi tanaman yang sukar berakar, akar yang baru terbentuk tidak tahan stress lingkungan dan adanya sifat plagiotrop tanaman yang masih bertahan. Keberhasilan perbanyakan dengan cara stek ditandai oleh terjadinya regenerasi akar dan pucuk pada bahan stek sehingga menjadi tanaman baru yang true to name dan true to type. 
Regenerasi akar dan pucuk dipengaruhi oleh faktor intern yaitu tanaman itu sendiri dan faktor ekstern atau lingkungan. Salah satu faktor intern yang mempengaruhi regenerasi akar dan pucuk adalah fitohormon yang berfungsi sebagai zat pengatur tumbuh. Boulline dan Went (1933) menemukan substansi yang disebut rhizocaline pada kotiledon, daun dan tunas yang menstimulasi perakaran pada stek. Menurut Hartmann et al (1997), zat pengatur tumbuh yang paling berperan pada pengakaran stek adalah Auksin. Auksin yang biasa dikenal yaitu indole-3-aceticacid (IAA), indolebutyric acid (IBA) dan nepthaleneacetic acid (NAA). IBA dan NAA bersifat lebih efektif dibandingkan IAA yang meruapakan auksin alami, sedangkan zat pengatur tumbuh yang paling berperan dalam pembentukan tunas adalah sitokinin yang terdiri atas zeatin, zeatin riboside, kinetin, isopentenyl adenin (ZiP), thidiazurron (TBZ), dan benzyladenine (BA atau BAP). Selain auksin, absisic acid (ABA) juga berperan penting dalam pengakaran stek. Faktor intern yang paling penting dalam mempengaruhi regenerasi akar dan pucuk pada stek adalah faktor genetik. Jenis tanaman yang berbeda mempunyai kemampuan regenerasi akar dan pucuk yang berbeda pula. Untuk menunjang keberhasilan perbanyakan tanaman dengan cara stek, tanaman sumberseharusnya mempunyai sifat-sifat unggul serta tidak terserang hama dan/atau penyakit. Selain itu, manipulasi terhadap kondisi lingkungan dan status fisiologi tanaman sumber juga penting dilakukan agar tingkat keberhasilan stek tinggi. Kondisi lingkungan dan status fisiologi yang penting bagi tanaman sumber diantaranya adalah:

1. Status air
Setek lebih baik diambil pada pagi hari dimana bahan setek dalam kondisi turgid.

2. Temperatur
Tanaman setek lebih baik ditumbuhkan pada suhu 12°C hingga 27°C.

3. Cahaya
Durasi dan intensitas cahaya yang dibutuhkan tanaman sumber tergantung pada jenis tanaman, sehingga tanaman sumber seharusnya ditumbuhkan pada kondisi cahaya yang tepat.

4. Kandungan karbohidrat
Untuk meningkatkan kandungan karbohidrat bahan setek yang masih ada pada tanaman sumber bisa dilakukan pengeratan untuk menghalangi translokasi karbohidrat.
Pada setek tanaman adenium (setek batang), yang dilakukan pada 2 batang adenium dengan perlakuan yang berbeda yaitu: perlakuan pertama dengan mengolesi growtone pada daerah luka, perlakuan kedua sebagai kontrol atau tidak diberi perlakuan. Setelah 2 minggu didapatkan hasil yaitu:
  • Pada setek yang diolesi growtone menghasilkan 1 tunas, tinggi tunas 1 cm, jumlah daun 6 helai.
  • Pada kontrol menghasilkan 2 tunas, tinggi tunas 2,5 cm-4,5 cm, jumlah daun 5 helai.
  • Sehingga dapat disimpulkan bahwa tanaman yang yang tida diberi perlakuan/control pertumbuhanmya lebih cepat dan menghasilkan daun lebih banyak dibandingan tanaman yang diberi perlakuan dengan growton. Padahal seharusnya tanaman yang diberi perlakuan dengan growtone lebih cepat pertumbuhannya karena growton merupakan zat pengatur tumbuh untuk mempercepat pertumbuhan akar. Untuk membuktikan apakah growtone berpengaruh terhadap pertumbuhan batang kedua tanaman dicabut dan di dapatkan hasil, baik tanaman yang diberi pelakuan dan yang tidak diberi perlakuan kedua tanaman tidak tumbuh akar namun memiliki pucuk daun, hal ini disebabkan oleh keadaan batang yang masih muda karena pada keadaan batang yang masih muda memiliki kandungan karbohidrat yang rendah sedangkan kandungan hormonnya tinggi, kejadian ini akan menyebabkan hasil setekan akan tumbuh tunas terlebih dahulu. Padahal setek yang baik harus tumbuh akar terlebih dulu kemudian baru disususul pemunculan tunas daun. 
Setek terdiri dari beberapa macam yaitu:

Setek daun merupakan salah satu teknik setek yang menggunakan bagian daun tanaman atau daun yang bertunas. Tanaman yang bisa diperbanyak melalui setek daun adalah tanaman hias seprti cocor bebek dan tanaman jeruk yang berbuahnya masam banyak menyimpan energi sehingga lebih mudah disetek.

Setek batang merupakan salah satu perbanyakan vegetatif tanaman dengan menggunakan potongan batang, cabang, atau ranting tanaman induknya. Setek batang disebut juga setek kayu atau setek ranting. Setek batang banyak digunakan untuk memperbanyak tanaman hias dan tanaman buah. Syarat mutlak tanaman yang akan diperbanyak secar setek batang adalah harus memiliki kambium. 

Pada stek umbi, bahan awal untuk perbanyakan berupa umbi, yaitu: umbi batang, umbi kakr, umbi sisik, dan lain-lain. Sebagai bahan perbanyakan, umbi dapat digunakan utuh atau dipotong-potong dengan syarat setiap potongannya mengadung calon tunas. Untuk menghindari terjadinya busuk pada setiap potongan umbi, maka umbi perlu dierandap dalam bakterisida dan fungisida. Contoh tanaman yang bisa diperbanyak dengan stek umbi antara lain: Solanum tuberosum,Ipomoea batatas, Caladium, Helianthus tuberosus, Amarilis, dan lain-lain.